Tips Sebelum Atau Pada Saat Wawancara (Interview) Kerja

Kita pasti setuju jika proses wawancara akan sangat menentukan kita akan diterima atau tidak untuk bekerja di suatu Perusahaan. Seberapa hebat, atau sebanyak apa pun pengalaman kerja anda, jika dalam proses interview anda tidak dapat meyakinkan, itu akan sia-sia. Sebuah wawancara yang besar benar-benar promosi dagang tersembunyi dalam percakapan dua arah. Anda harus membujuk audiens Anda, membangun hubungan, menciptakan kepercayaan, dan energi pewawancara. Ini adalah seni setiap promosi dagang tapi kali ini produk adalah Anda.
Berikut adalah beberapa tips mengenai beberapa poin yang harus diperhatikan sebelim atau pada saat interview :

1. Presentasi

Berpakaian yang rapid an menggunakan aksesoris sewajarnya serta memakai farfum yang wajar akan memberikan kesan pertama yang baik ketika anda memasuki ruangan interview.

2. Menyiapkan Salinan Dokumen

Sebelum anda berangkat ke tempat interview ada baiknya anda kembali memeriksa kelengkapan salinan dokumen yang diperlukan nanti dalam wawancara. Jangan lipa juga lengkapi diri anda dengan alat tilis seperti pena yang pastinya akan anda butuhkan dalam mengisi formulir sebelum melakukan wawancara.

3. Cari Informasi

Sebaiknya sebelum melakukan interview di suatu perusahaan ada baiknya anda mencari tau informasi tentang Perusahaan tersebut. Biasanya akan ada pertanyaan seputar perusahaan tersebut pada saat Interview. Pertanyaan yang umumnya ditanyakan seperti “Apa yang anda ketahui tentang perusahaan kami?”

4. Bersikap Tenang

Berusahalah selalu bersikap tenang sebelum anda memasuki ruangan interview. Jangan biarkan syaraf anda tegang karna itu akan berakibat fatal pada saat anda menjalani wawancara. Ingatlah hal-hal yang menyenangkan diri anda yang dapat menambah kepercayaan diri anda.

5. Bahasa Tubuh

Ketika anda memasuki ruangan interview ucapkanlah salam kepada orang yang akan meng-interview anda. Berjabat tangan dengan wajar tidak terlalu lemas dan tidak terlalu kencang dengan tatapan melihat orang yang anda ajak berjabat tangan.

6.Siapkan Pertanyaan

Kebanyakan calon tenaga kerja mempersiapkan jawaban tapi lupa untuk mempersiapkan pertanyaan. Siapkan beberapa pertanyaan dan ajukan pertanyaan-pertanyaan tersebut ketika anda diberi kesempatan untuk bertanya.

7. Dengarkan dengan Baik

Dengarkan semua pertanyaan yang diajukan dengan baik sebelum anda memberikan jawaban. Jangan buru-buru untuk menjawab sebelum pertanyaan bebar-benar selesai. Berikan jawaban yang jelas dan terarah, bukan bertele-tele.

Anda dapat mencoba tips tersebut di atas dengan berlatih terlebih dahulu sebelum benar – benar anda menjalani sesi wawancara. Berdirilah di depan cermin atau berlatih dengan teman-teman, Selamat mencoba tips bagaimana menghadapi wawancara ini.

Jadikan Orang Yang Membenci Anda Sebagai Teman Bukan Musuh

0

Dalam dunia kerja tentu tidak semua orang akan cocok dengan karakter atau kebiasaan kita, itu yang membuat kita terkadang dibenci oleh beberapa orang. Suasana kerja pun akan menjadi tidak nyaman karna kita merasa ada musuh. Bagaimana pun juga kita akan bertemu orang-orang itu setiap hari, apalagi kalau kita bekerja di kapal pesiar yang ruang lingkupnya hanya itu-itu saja. Lalu bagaimana cara menyingkirkan musuh-musuh kita? saya tidak bermaksud dalam arti harfiah. Saya berbicara secara kiasan. Saya tidak ahli. Ini hanyalah ide atau saran saja.

1) Bunuh musuh Anda dengan kebaikan.

Memang terdengar aneh berbuat baik kepada musuh. Namun hal ini sangat perlu dilakukan karna kita butuh partner kerja bukan musuh. Kebaikan kecil yang bisa dilakukan adalah tersenyum kepada orang tersebut. Secara logika bagaimana bisa seseorang membenci orang yang tersenyum? Namun jangan menunjukkan bahwa Anda memaksa senyum, senyumlah secara wajar, jangan sampai senyuman memperkeruh suasana. Memang akan sangat sulit untuk memulainya,pikirkan orang yang Anda benci sebagai nenek Anda, atau seorang wanita tua yang baik. Pada awalnya mereka mungkin bingung sekali, dan akan berfikirberpikir dua kali tentang motif Anda. Tujuannya adalah untuk memperdaya orang tersebut dan dengan melakukan hal ini, misi ini akan berhasil.

2) Berikan orang pelukan.

Tentu, mengapa tidak? Namun berhati-hatilah supaya mereka tidak tersinggung terutama terhadap orang lawan jenis. Jangan sampai pelukan itu dianggap sebagai bentuk pelecehan seksual yang akan merugikan diri sendiri. Pelukan membuat segalanya lebih baik. Saya sangat percaya bahwa memberi musuh pelukan akan meringankan situasi.

3) Berikan Pujian

Saya tidak peduli jika Anda laki-laki atau perempuan, melakukan pujian bisa melunakan situasi juga. Orang ini mungkin berpikir bahwa anda gila, tapi itu semua menambah tujuan utama: menina bobokan musuh Anda. Ketika anda sedang berjalan dan berpapasan dengan musuh anda,anda bisa mengatakan “Kamu cantik.” Mereka tidak mungkinakan membalasnya dengan hal yang buruk.Semua orang ingin menjadi tampan!

4) Ajaklah orang tersebut untuk hang out.

Posisikan musuh anda sebagai orang yang cocok diajak bergaul, menyenangkan. Ajaklah dia jalan-jalan atau sekedar minum kopi bersama sambil membangun sebuah komunikasi.

Memiliki musuh hanya akan membuang-buang waktu anda. Carilah teman sebanyak mungkin karna kita terlahir sebagai mahluk social. Apalagi kita yang bekerja di kapal pesiar, jadikan rekan kerja anda sebagai saudara, karna kita melewati hari-hari selama berbulan-bulan di kapal bersama mereka. Ciptakan selalu suasana kekeluargaan supaya juga tercipta suasana kerja yang nyaman.

Go to Top